gravatar

Edisi Sukan

Edisi Sukan


The Malaysian Insider :: Sports

Posted: 14 May 2011 09:27 PM PDT

The Malaysian Insider :: Sports


Ferguson still desperate for more European glory

Posted: 14 May 2011 07:25 PM PDT

Manchester United's manager Alex Ferguson applauds during their Champions League semi-final second leg match against Schalke 04 at Old Trafford in Manchester on May 4, 2011. — Reuters pic

LONDON, May 15 — Even though Alex Ferguson has now confirmed Manchester United as England's most successful club in both main domestic competitions, the Scot still has unfinished business — in Europe.

Ferguson has made it plain that, even though he turns 70 on the last day of the year, he has no intention of retiring from the United job he has held since 1986.

He remains driven not only by the task of improving their record haul of 19 English titles and 11 FA Cups but by the desire to catch up with the likes of Real Madrid, AC Milan, Ajax Amsterdam, Bayern Munich and his old nemesis Liverpool, who have all been European champions more times than United.

Although even he would have to admit that equalling or bettering Real Madrid's record of nine European Cups is beyond him, Ferguson is still hugely ambitious heading into the May 28 Champions League final against Barcelona.

"I think it is an area we want to do better, we should have won more I think, we're in another final so we've got a chance," he said.

"The expectation from my point of view has always been very high in Europe because you do get envious of the other great teams — Real Madrid, Milan, Bayern Munich, Liverpool, and Ajax," he added.

"We are looking to get parity with those clubs. It is where we should be."

A 1-1 draw with Blackburn Rovers yesterday secured United's 19th league title, taking them out on their own ahead of Liverpool.

Significant milestone

With that significant milestone passed, Ferguson has the chance to improve on what he sees as their relatively poor record of three European Cups.

The reasons for United's relatively poor record in Europe are unclear.

They struggled with the tactical demands of the competition at times, going out on the away goals rule and failing to beat opponents they were expected to overcome including German sides Borussia Dortmund and Bayer Leverkusen and French team Monaco.

They did win the competition in 1999 and 2008 and victory over Barcelona in their third final in four seasons would make United European champions for a fourth time, bringING Ferguson level with the late Bob Paisley of Liverpool as the only other man to win three European Cups.

He would also emulate United's other great Scottish manager Matt Busby, who won their first European Cup at Wembley in 1968. — Reuters

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Djokovic battles past gutsy Murray to set up Nadal final

Posted: 14 May 2011 05:06 PM PDT

Novak Djokovic of Serbia celebrates after defeating Andy Murray of Britain in their semi-final match at the Rome Masters tennis tournament on May 14, 2011. — Reuters pic

ROME, May 15 — Novak Djokovic booked another dream final against Rafa Nadal but was pushed to the limit before he beat Andy Murray 6-1 3-6 7-6 in an exhilarating match at the Rome Masters yesterday.

Djokovic, who had defeated Nadal for the first time on clay in the Madrid Open final a week ago, stretched his unbeaten run for the year to 36 matches.

World number two Djokovic broke Murray's serve in the second game and then twice more as the Scot struggled to live with the Serbian's power and precision.

But Murray, who had won three of their previous four confrontations, found the slower pace of the second set much more to his liking. He prospered in the long backhand rally exchanges and broke in the fifth game to square the match.

In a thrilling deciding set, Djokovic broke Murray's serve in the fifth game but the gutsy Scot refused to give up and broke back for 3-3 with a blistering backhand followed by a forehand as the momentum swung back his way.

A flurry of breaks followed and it seemed as if Murray would finally snap Djokovic remarkable run this season when he served for the match at 5-4.

But an exhausted-looking Djokovic, helped by two double faults, dug deep into his energy reserves to break back again in a game lasting more than eight minutes.

Once in the tiebreak, Djokovic stepped up a gear and produced a drop shot and a lob to reach 6-2. After sealing the match with another drop shot, he signally his relief by letting out an almighty roar. — Reuters

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sindikasi bola.okezone.com

Posted: 14 May 2011 01:28 PM PDT

Sindikasi bola.okezone.com


Bersua Napoli, Inter Wajib Menang

Posted: 14 May 2011 01:05 PM PDT

MILAN - Peluang Inter Milan untuk juara liga telah pupus usai Scudetto resmi digondol AC Milan. Walau begitu, Leonardo tetap menginginkan kemenangan kala anak-anak asuhannya bersua dengan Napoli, Minggu (15/5/2011).

Hasrat mencari kemenangan terus dikibarkan allenatore asal Brazil tersebut. Kemenangan, baginya, penting untuk diraih agar menjaga semangat anak asuhnya, terutama sebagai bekal di laga final Coppa Italia kontra Palermo, pada 29 Mei mendatang.

"Kami mempunyai dua laga yang tidak akan berpengaruh banyak dengan posisi kami di liga, namun kami ingin menutup musim ini dengan baik sehingga bisa pergi ke final Coppa dengan semangat," ujar Leonardo seperti disitat dari Goal.

"Inter bertujuan untuk menang di setiap laga. Kami ingin menjaga hasil sekaligus meningkatkan bentuk permainan kami. Besok kami akan memainkan tim untuk memenangkan laga, seperti biasanya," tambah Leonardo.

Penampilan ciamik Napoli musim ini di luar prediksi banyak pihak. Oleh karena itu, Leonardo pun menyempatkan memuji pengaruh Walter Mazzari, pelatih yang menuntun Edinson Cavani dkk tampil bagus di Serie A musim ini.
 
"Anda bisa mengatakan bahwa dirinya sangatlah berpengalaman, seperti yang bisa Anda lihat betapa pintar dan antusias dirinya. Hal itu mempengaruhi para pemain Napoli juga, Anda bisa melihat itu dari kepribadian tim Napoli," tutupnya.

La Beneamata kini mengantongi 72 poin hasil dari 36 laga di Serie A. Pertandingan Inter melawan Napoli tentu akan berjalan ketat, mengingat tim racikan Mazzari tersebut berhasrat menang agar mendapat poin aman demi lolos ke Liga Champions.
 
 
(seb)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Menjamu Inter, Napoli Usung Ambisi

Posted: 14 May 2011 12:05 PM PDT

NAPLES - Napoli akan menjamu Inter Milan pada lanjutan laga Serie A, Minggu (15/5/2011). Pertandingan ini sendiri mempunyai sarat kepentingan bagi Napoli yang berambisi lolos ke Liga Champions.

Il Partenopei kini berada di peringkat tiga klasemen sementara, dengan 68 poin. Walaupun jarak dengan pesaingnya cukup jauh, pelatih Walter Mazzari bertekad mengamankan peluang mereka untuk langsung masuk kompetisi kasta tertinggi di Eropa.

"Laga melawan Inter sangat vital, tapi jangan pernah dilupakan bahwa kami masih mempunyai satu pertandingan sisa melawan Juventus, pekan depan. Mimpi kami sudah dekat, yaitu lolos ke Liga Champions," tutur Mazzari seperti disitat dari Goal, Minggu (15/5/2011).
 
Pekan lalu, tim yang pernah diperkuat Diego Maradona ini kalah oleh Lecce dengan skor 2-1. Atas hasil ini, sang pelatih yang kerap emosional ini pun melontarkan alasan mengenai kondisi para pemainnya.
 
"Mungkin ada masalah kebugaran, tapi saya secara sadar berpikir bahwa anak-anak percaya pada isu psikologis tentang keunggulan jarak poin yang besar dengan peringkat lima," tambahnya.

Napoli kini unggul lima poin dari peringkat empat, yang sementara ini diduduki Lazio. Menjamu Nerrazzuri yang diracik Leonardo, Mazzari pun tak segan-segan memberi penilaian terhadap pria Brazil tersebut.

"Leonardo? Dia telah melakukan yang terbaik dalam semua hal. Dia meraih hasil hebat dalam masanya dan pantas untuk menjadi pelatih Inter," tutup Mazzari.
(seb)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

ANTARA - Olahraga

Posted: 14 May 2011 01:05 PM PDT

ANTARA - Olahraga


PSM Kalahkan Cendrawasih Papua 5-1

Posted: 14 May 2011 10:53 AM PDT

Makassar (ANTARA News) - Tuan rumah PSM Makassar sukses meraih tiga poin setelah mengalahkan Cendrawasih Papua dengan skor 5-1 pada lanjutan Liga Primer Indonesia (LPI), di Stadion Andi Mattalatta Makassar, Sabtu malam.

Raihan tiga poin membuat tim Juku Eja, julukan PSM, berhasil menggeser Persibo Bojonegoro yang sebelumnya menempati posisi ketiga klasemen sementara LPI. Persibo Bojonegoro sebenarnya memiliki poin sama yakni 28, namun kalah selisih gol dari tim asuhan Wilhelmus Gerardus Rijbergen tersebut.

Pada pertandingan yang disaksikan ribuan suporter PSM itu, tuan rumah yang berambisi memetik poin penuh justru harus tertinggal lebih dulu dari tamunya melalui gol cepat yang dicetak Arnol Patiran pada menit kedelapan.

Tertinggal 0-1 dari Cendrawasih Papua, PSM langsung memberikan reaksi positif dengan sejumlah peluang. Namun sikap disiplin para pemain Cendrawasih membuat upaya PSM gagal berbuah manis.

Gol penyeimbang yang telah ditunggu ribuan suporter PSM akhirnya datang melalui kaki mantan pemain Ajax Amsterdam, Richard Knopper di menit ke-22.

PSM akhirnya mampu membalikkan keadaan setelah kembali mampu mencuri gol melalui M Rahmat yang berhasil menerobos pertahanan Cendrawsih Papua. Skor 2-1 untuk keunggulan PSM akhirnya bertahan hingga turun minum.

Memasuki babak kedua, PSM yang berambisi meraih kemenangan besar kembali mengambil alih serangan. Keputusan itu akhirnya berhasil berbuah manis dengan lahirnya gol yang dicetak Andi Oddang pada menit ke-69.

Dominasi tim Juku Eja semakin menjadi setelah kembali mampu menggandakan kedudukan menjadi 4-1 lewat gol kedua M Rahmat pada menit ke-81.

PSM yang secara kualitas dan pengalaman bisa dikatakan lebih baik dari Cendrawasih akhirnya kembali memperbesar keunggulan menjadi 5-1 melalui kaki Andi Oddang. Gol yang diciptakan mantan pemain Persebaya Surabaya itu sekaligus menutup pesta gol pada pertandingan tersebut.

Pelatih PSM Wilhelmus Gerardus Rijbergen seusai laga mengatakan kemenangan ini diraih atas kerja keras dan seluruh pemain. Selain itu, kemenangan besar itu juga tak lepas dari minusnya tujuh pemain inti Cendrawasih Papua pada laga tersebut.

Sementara Manajer Cendrawasih Papua, Benny Yensenem, meski mengakui kekalahan namun pihaknya juga merasa kecewa dengan kepemimpinan wasit yang dianggap tidak adil. Keputusan yang paling tidak diterima yakni lahirnya dua gol menjelang berakhirnya pertandingan.(*)
(T.KR-MH/I015)

Editor: Ruslan Burhani
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Stoner Rebut Posisi Start Terdepan MotoGP Prancis

Posted: 14 May 2011 09:38 AM PDT

Le Mans, Prancis (ANTARA News) - Mantan juara dunia asal Australia Casey Stoner, Sabtu, merebut posisi start terdepan untuk kejuaraan MotoGP Prancis yang akan berlangsung Minggu (15/5).

Pembalap juara dunia 2007 yang berusia 25 tahun, yang memenangi seri pembuka musim di Qatar, memimpin posisi 1-2-3 Honda dalam kualifikasi saat dia menyisihkan dua pembalap Italia Marco Simoncelli dan Andrea Dovizioso.

Stoner kalah cepat dalam awal kualifikasi dari pembalap bintang asal Spanyol Dani Pedrosa, juara MotoGP sebelumnya di Portugal, tapi kemudian pembalap Australia itu bangkit untuk merebut kembali posisi "pole".

Pedrosa akan mengawali balapan dari posisi keempat dengan motor Honda dia, sementara juara bertahan Jorge Lorenzo menjadi yang tercepat kelima dalam motor Yamaha.

Juara dunia tujuh kali Valentino Rossi yang sedang kesulitan, hanya menjadi yang tercepat kesembilan dalam kualifikasi dengan motor Ducati dia.

Sementara itu pembalap Spanyol Nicolas Terol memastikan posisi "pole" untuk balap 125cc dengan motor Aprilia dia, berada di depan pembalap senegaranya dan juga sesama pembalap Aprilia  Hector Faubel dan Maverick Vinales.
(I015/Z002)

Editor: Aditia Maruli
COPYRIGHT © 2011

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

KOMPASbola

Posted: 14 May 2011 11:22 AM PDT

KOMPASbola


Bekuk Genoa 4-2, Lazio Jaga Asa Champions

Posted: 14 May 2011 05:44 PM PDT

ROMA, KOMPAS.com - Lazio berhasil menjaga asa mereka bermain di Liga Champions musim depan setelah menang 4-2 atas Genoa, Sabtu atau Minggu (15/5/2011) dini hari WIB. Berkat tambahan tiga poin ini, Lazio mengokleksi 63 poin dan menggeser posisi Udinese dari peringkat keempat.

Kemenangan Lazio dibuka oleh Giuseppe Biava pada menit ke-7, dengan menanduk memanfaatkan tendangan sudut Mauro Zarate, tak bisa dibendung oleh kiper Genoa, Eduardo.

Namun keunggulan Lazio hanya bertahan lima menit. Bola muntah hasil tendangan Mauro Boselli yang diblok oleh kiper Fernando Muslera langsung disambar oleh Rodrigo Palacio untuk membuat skor menjadi imbang 1-1.

Di babak kedua, Lazio kembali membuka keunggulan. Umpan jauh Christian Ledesma dari tengah lapangan lansung mengarah ke Tommaso Rocchi yang berdiri bebas. Setelah sempat mengontrol bola terlebih dulu, Rocchi langsung melepaskan bola melewati sela kedua kaki Eduardo.

Lazio kembali mencetak gol pada menit ke-55. Bola hasil tandukan Hernanes memanfaatkan umpan dari Ledesma tak bisa diselamatkan oleh Eduardo. Lazio pun unggul 3-1.

Hernanes mencetak gol keduanya pada menit ke-66. Umpan silang Zarate dari sisi kiri langsung disambar oleh Hernanes dengan kaki kirinya. Eduardo pun hanya bisa terpana melihat bola menembus gawangnya.

Satu menit jelang pertandingan berakhir, Genoa berhasil memperkecil ketertinggalannya menjadi 4-2. Bola hasil tendangan Antonio Floro Flores dari jarak dekat tak mampu dibendung para pemain Lazio. Gol ini pun menjadi gol terakhir pertandingan ini.

Susunan pemain Lazio: Fernando Muslera, Guglielmo Stendardo, Giuseppe Biava, Javier Garrido, Stephan Lichtsteiner (Lionel Scaloni 62), Francesco Matuzalem (Alvaro Gonzalez 65), Cristian Ledesma, Mauro Zarate, Stefano Mauri, Tommaso Rocchi (Sergio Floccari 83), Hernanes

Genoa: Eduardo, Domenico Criscito, Dario Dainelli (Emiliano Moretti 62), Luca Antonelli, Rafinha, Omar Milanetto (Miguel Veloso 64), Marco Rossi, Juraj Kucka (Mattia Destro 67), Rodrigo Palacio, Mauro Boselli, Antonio Floro Flores

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Ferguson: Ini soal Mengalahkan Liverpool

Posted: 14 May 2011 05:32 PM PDT

BLACKBURN, KOMPAS.com - Manajer Manchester United, Sir Alex Ferguson mengaku sangat senang timnya berhasil meraih gelar Premier League seusai bermain imbang 1-1 lawan Blackburn Rovers, Sabtu (14/5/2011). Maklum, gelar ini menjadikan mereka yang terbaik di Premier League dalam hal gelar.

Trofi itu adalah yang ke-19 diraih MU. Sebelumnya, mereka berbagi reputasi tim terbaik Premier League bersama Liverpool.

"Ini hal yang terpenting, menjadi yang tersukses (di Premier League). Semoga kami bisa tetap mempertahankannya untuk waktu yang lama. Ini pencapaian yang luar biasa," ujar Ferguson.

"Perasaan ini sungguh luar biasa. Pertandingan ini memang mengecewakan tapi saya tak peduli. Musim ini sungguh lucu. Pertandingan tandang kami tak terlalu bagus dan hari ini kami mendapatkan seri, tapi di kandang kami sangat fantastis dan itu kenapa kami berhasil mendapatkan gelar."

"Ini tentang mengalahkan Liverpool dari posisi tertinggi mereka. Saya tak tahu apakah pernah mengatakannya. Ini sangat penting bagi MU untuk menjadi tim terbaik dalam hal memperoleh gelar. Kami juga terbaik dalam emraih gelar Piala FA, kami pernah memenangkan Piala Liga, Liga Champions dan Piala Dunia antar klub," tandasnya. (GL)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

detikcom

Posted: 14 May 2011 11:04 AM PDT

detikcom


Akhirnya, Owen!

Posted: 14 May 2011 10:32 AM PDT

Minggu, 15/05/2011 00:32 WIB

Akhirnya, Owen!
Okdwitya Karina Sari - detiksport


Blackburn - Michael Owen menghabiskan sebagian besar karir sepakbolanya di Inggris. Namun selama itu baru kali ini striker Manchester United tersebut mencatatkan namanya sebagai peraih gelar Premier League.

Liverpool menjadi awal karir sekaligus yang mengangakat nama Owen. Selama delapan musim disana, ia memperoleh enam gelar termasuk termasuk di antaranya Piala FA pada 2000-01, Piala UEFA dan Piala Super UEFA di saat yang sama.

Penampilan apik Owen membuat Real Madrid kepincut. Namun ia hanya bertahan semusim saja bersama raksasa Inggris itu tanpa meraih gelar apapun.

Owen lantas kembali ke Inggris dan bergabung bersama Newcastle United selama empat musim. Prestasi terbaiknya hanya mengantar The Magpies menduduki urutan tujuh di 2005-06 namun gagal menyelamatkan timnya dari degradasi tiga musim berikutnya sebelum pindah ke MU.

Owen mendapatkan titel ini di musim keduanya bergabung dengan Red Devils. Di musim debutnya, pesepakbola yang kini berusia 32 tahun itu harus puas dengan runner-up.

Namun kini impian Owen selama ini akhirnya menjadi kenyataan. Hasil imbang 1-1 yang dipetik di kandang Blackburn Rovers, Sabtu (14/5/2011) sudah cukup bagi MU untuk mengunci gelar juara musim ini atau yang ke-19 dalam sejarahnya.

"Perasaan yang luar biasa! Sudah lama saya sejak saya memenangkan sesuatu. Sungguh istimewa bermain dengan para pemain ini dan di bawah manajer ini. Akan jadi malam yang hebat," girang Owen di akun twitternya @themichaelowen.

Owen yang musim ini baru bermain sebanyak 16 kali dan menghasilkan empat gol, siap melengkapi suksesnya dengan membidik gelar Liga Champions. MU akan memperebutkan titel terbaik se-Eropa melawan Barcelona, akhir bulan ini.

"Terima kasih atas dukungannya. Cuma butuh medali Liga Champions untuk melengkapinya," ungkap Owen.
( rin / din )

MMS eksklusif dari Old Trafford, Mau?? ketik Reg REDVIEW kirim ke 333 (khusus pelanggan tri) www.tri.co.id/MU

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!

Tutup

  Share to Facebook:

You are redirected to Facebook

  Share via Email:

Share via Email


loadingSending your message

Message has successfully sent


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Eksekusi Penalti, Rooney Sempat Takut

Posted: 14 May 2011 10:10 AM PDT

Minggu, 15/05/2011 00:10 WIB

Eksekusi Penalti, Rooney Sempat Takut
Doni Wahyudi - detiksport


Manchester - Eksekusi penalti Wayne Rooney membuat Manchester United terhindar dari kekalahan dan menyegel gelar juara Liga Inggris. Meski sudah biasa jadi eksekutor, kali ini Rooney merasakan tekanan besar.

MU cuma butuh hasil imbang untuk memastikan didapatnya gelar juara saat melawat ke Blackburn Rovers, Sabtu (14/5/2011) malam WIB. Dalam posisi diunggulkan The Red Devils malah lebih dulu tertinggal melalui gol Brett Emerton di babak pertama.

'Setan Merah' harus menunggu hingga menit 73 sebelum mampu menyamakan kedudukan. Menyusul pelanggaran Paul Robinson terhadap Javier Hernandez wasit menunjuk titik putih, dan Rooney yang maju sebagai eksekutor menuntaskan tugasnya dengan sempurna.

Sepakan Rooney ke arah kiri gawang sama sekali tak mampu dibaca Robinson, yang justru melompat ke sisi kanan. Meski terlihat mudah, namun Rooney menyebut kalau dirinya merasakan kengerian besar saat mengambil tendangan penalti tersebut.

"Saya merasa takut, wasit butuh waktu agak lama sebelum memberikannya pada saya. Saya harus menenangkan diri saya sendiri, saya sudah berlatih selama sepekan," sahut Rooney seperti diberitakan Skysports.

Perannya sebagai penentu kemenangan memberi kesan tersendiri pada Rooney. Itu terkait rencana hengkang yang sempat dia utarakan di awal musim lalu, meski kemudian memutuskan bertahan setelah dapat kontrak baru dari The Red Devils.

"Setelah setahun saya jalani, dengan perjalanan naik dan turun, (gelar) ini untuk fans dan seluruh tim. Buat saya yang seorang fans Everton, meraih gelar ke-19 adalah spesial," tuntas Rooney.

( din / mrp )

MMS eksklusif dari Old Trafford, Mau?? ketik Reg REDVIEW kirim ke 333 (khusus pelanggan tri) www.tri.co.id/MU

Dapatkan info Bola harian dari HP-mu. ketik REG DB kirim ke 3845. cuma Rp.2000/minggu (khusus pelanggan Telkomsel)

Tetap update informasi di manapun dengan http://m.detik.com dari browser ponsel anda!


Diskusikan pendapat Anda dengan pembaca lain melalui milis detiksport@yahoogroups.com
Kirim e-mail kosong ke detiksport-subscribe@yahoogroups.com untukberpartisipasi.

Redaksi: redaksi[at]detiksport.com
Informasi Pemasangan Iklan:
hubungi :
  • Yuyi di yuyi[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.522) atau,
  • Rafika di rafika[at]detik.com, telepon 021-7941177 (ext.506).
Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

KOMPAS.com - Olahraga

Posted: 14 May 2011 09:19 AM PDT

KOMPAS.com - Olahraga


Fernando/Wifqi Raih Gelar Candra Wijaya

Posted: 14 May 2011 03:35 PM PDT

Candra Wijaya Men's Double Championship 2011

Fernando/Wifqi Raih Gelar Candra Wijaya

Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Sabtu, 14 Mei 2011 | 22:35 WIB

SHUTTERSTOCK

Ilustrasi bulu tangkis.

TERKAIT:

JAKARTA, KOMPAS.com — Pasangan PB Djarum Kudus, Fernando Kurniawan/Wifqi Windarto, meraih gelar pada turnamen "Candra Wijaya Men's Double Championship 2011". Di final, Sabtu (14/5/2011), mantan pemain pelatnas ini mengalahkan pasangan pelatnas Muhammad Ulinnuha/Ricky Karanda dalam dua game langsung 21-17, 21-13.

"Sebenarnya lawan sudah bagus, tetapi kurang berani sehingga membuat kami lebih percaya diri menyerang," kata Fernando seusai pertandingan yang berlangsung selama 25 menit itu.

Ia juga mengatakan bahwa mereka lebih kompak karena sudah lama berpasangan.

Sementara Ricky mengakui bahwa ia dan pasangannya belum padu dalam permainan karena belum lama berpasangan.

"Masih bingung karena ini pertandingan pertama kami," kata Ricky.

Untuk keberhasilannya, Fernando/Wifqi berhak atas hadiah uang sebesar 5.000 dollar AS, sedangkan Ulin/Ricky memperoleh 2.500 dollar AS.

Juara kategori kelompok usia di bawah 15 tahun (U-15) diraih pasangan Yahya Adi Kumara/Yantoni Edi Saputra dengan mengalahkan Akbar Bintang Cahyono/Lutfi 21-14, 21-10, sedangkan mahkota U-17 diraih pasangan Fikri Ikhsandi/Rico Hamdani setelah mereka menundukkan Arsya Isnanu Ardi Putra/Hantoro 21-12, 21-10. Sementara pasangan Felix Kinalsal/Ricky Susanto menjuarai kategori U-19 setelah menang atas Ronald/Selvanus Geh 21-14, 21-17.

Adapun juara kelompok veteran diraih pasangan Bambang Supriyanto/Tri Cahyo setelah membukukan kemenangan atas Edy Hartono/Tiong Ping 21-11, 21-16.

Pada turnamen khusus ganda putra tersebut juga ditampilkan pertandingan ekshibisi antara pasangan Candra Wijaya/Heryanto melawan Sigit Budiarto/Kartono dan kemudian bertukar pasangan. Sigit/Candra dan Kartono/Heryanto adalah dua ganda putra Indonesia yang menjadi bintang pada eranya masing-masing.

Bersamaan dengan acara final, Candra Wijaya menyerahkan sumbangan sebesar Rp 115.177.900 hasil lelang lukisan dan raket bagi korban bencana gempa dan tsunami di Jepang yang diterima oleh perwakilan dari Kedutaan Besar Jepang.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

GP Perancis Perpanjang Kontrak

Posted: 14 May 2011 02:16 PM PDT

MotoGP

GP Perancis Perpanjang Kontrak

Aloysius Gonsaga Angi Ebo | Sabtu, 14 Mei 2011 | 21:16 WIB

LE MANS, Kompas.com — GP Perancis akan tetap menjadi tuan rumah balap motor paling bergengsi, MotoGP, sampai tahun 2016. Kepastian ini menyusul adanya kesepakatan antara promotor balapan Claude Michy dan pemegang hak MotoGP, Dorna.

CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, menandatangani kontrak berdurasi lima tahun di paddock Le Mans, menjelang kualifikasi GP Perancis, Sabtu (14/5/2011). Dia mengaku senang dengan adanya kesepakatan baru tersebut sehingga GP Perancis akan terus berlanjut.

"Kami memiliki hubungan yang bagus dengan Claude Michy dan PHA, dan Grand Prix Perancis secara konsisten membangun kesuksesan," ujar Ezpeleta. "Kami senang bisa meneruskan kerja sama ini dengan Claude sampai 2016."

Claude dan Philibert Michy menambahkan, "Grand Prix Perancis merupakan kunci event internasional di kalender olahraga Perancis, dan kerja sama kami dengan Dorna Sports merupakan alat untuk membuat sebuah kesuksesan sehingga kami sangat senang untuk memastikan masa depan seri Perancis."

Balapan motor di Perancis pertama kali terlaksana pada tahun 1920 di Le Mans, sedangkan Albi menjadi panggung pertama untuk menyelenggarakan balapan kelas premier pada tahun 1951. Sejak tahun 2000, Sirkuit Le Mans Bugatti selalu menjadi tuan rumah balapan pada setiap musim.

Kirim Komentar Anda

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Sindikasi sport.okezone.com

Posted: 14 May 2011 03:09 AM PDT

Sindikasi sport.okezone.com


Stoner Masih Terdepan

Posted: 14 May 2011 02:35 AM PDT

LE MANS – Laju pembalap Repsol Honda Casey Stoner masih belum terhenti. Setelah menjadi yang tercepat di dua sesi latihan bebas, Stoner kembali melaju kencang di free practice terakhir.
 
Stoner kembali mencatat waktu terbaik 1:33.815 di Le Mans, Sabtu (14/5/2011). Marco Simoncelli juga tampil impresif di sesi latihan bebas terakhir. Pembalap Italia ini menguntit di tempat kedua dengan selisih 0, 260 detik.
 
Sementara Andrea Dovizioso di urutan tiga, tertinggal 0, 429 detik dari Stoner. Dani Pedrosa, yang tampil bagus di awal latihan bebas malah hanya menjadi yang tercepat keempat dengan catatan waktu terbaik 1:34.545.
 
Juara bertahan Jorge Lorenzo belum menunjukkan tajinya. Lorenzo masih menempati urutan enam. Bahkan, selisih waktunya kini menjadi 1, 236 detik dari Stoner. Pembalap Spanyol ini kalah dari Nicky Hayden yang berada di urutan lima.
 
Rekan setim Hayden di Ducati, Valentino Rossi, mencatat waktu 1:35.280 atau selisih 1, 465 detik dari pembalap Australia.
 
Hasil lengkap sesi latihan bebas 3
Pos Rider Team/Bike Time Gap
1. Casey Stoner Honda 1m33.815s
2. Marco Simoncelli Gresini Honda 1m34.075s + 0.260s
3. Andrea Dovizioso Honda 1m34.244s + 0.429s
4. Dani Pedrosa Honda 1m34.545s + 0.730s
5. Nicky Hayden Ducati 1m34.954s + 1.139s
6. Jorge Lorenzo Yamaha 1m35.051s + 1.236s
7. Valentino Rossi Ducati 1m35.280s + 1.465s
8. Colin Edwards Tech 3 Yamaha 1m35.281s + 1.466s
9. Ben Spies Yamaha 1m35.302s + 1.487s
10. Cal Crutchlow Tech 3 Yamaha 1m35.442s + 1.627s
11. Hiroshi Aoyama Gresini Honda 1m35.645s + 1.830s
12. Karel Abraham Cardion Ducati 1m35.799s + 1.984s
13. Alvaro Bautista Suzuki 1m35.979s + 2.164s
14. Randy de Puniet Pramac Ducati 1m36.091s + 2.276s
15. Hector Barbera Aspar Ducati 1m36.268s + 2.453s
16. Loris Capirossi Pramac Ducati 1m36.370s + 2.555s
17. Toni Elias LCR Honda 1m36.467s + 2.652s

(wei)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Nadal Optimis Bekuk Djokovic

Posted: 14 May 2011 02:19 AM PDT

ROMA – Tiga kali beruntun kalah di final dari di Novak Djokovic, tak membuat Rafael Nadal takut dengan penampilan petenis Serbia di Roma Masters.
 
Performa Djokovic tahun ini terus menanjak. Dia baru saja memperpanjang rekor tak terkalahkannya menjadi 35 pertandingan. Melihat catatan impresif ini, Nadal berambisi menghentikan rekor Djokovic.
 
Nadal, yang baru saja memastikan peringkat pertamanya untuk Prancis Open setelah membekuk Marin Cilic di perempatfinal Roma Masters, akan berhadapan dengan Richard Gaquets. Sementara Djokovic akan berhadapan dengan Andy Murray di empat besar. Melihat komposisi ini sangat mungkin keduanya bertemu di partai puncak.
 
"Dia (Djokovic) bermain dengan sangat baik dan mungkin menjadi favorit di setiap pertandingan tahun ini," tandas Nadala dalam konferensi pers di Roma.
 
"Dia mengalahkan saya di Indian Wells, Miami, dan Madrid, tapi itu sudah berlalu. Saya ingin melawannya lagi di final lainnya," sambung pria yang dijuluki Raja Tanah Liat, seperti dilansir Supersport, Sabtu (14/5/2011).
 
Nadal pertama kali takluk oleh Djokovic di atas tanah liat di ajang Madrid Masters beberapa waktu lalu. Nadal optimis dirinya bisa membalas kekalahan tersebut, cepat atau lambat.
 
"Djokovic akan kalah, saya tidak tahu apakan itu besok atau enam bulan lagi. Tenis seperti ini. Keuntungan yang dimilikinya adalah dia nyaman bermain di semua permukaan dan sangat baik," tutup pemegang sembilan Grand Slam.

(wei)

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Republika Online

Posted: 14 May 2011 01:40 AM PDT

Republika Online


Duh...Indonesia Bakal Kena Sanksi FIFA

Posted: 13 May 2011 07:38 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA--Salah satu anggota Kelompok 78 pemilik suara Wisnu Wardhana mengatakan, Indonesia bakal mendapat sanksi dari FIFA, karena telah menggugurkan putusan Komite Banding Pemilihan.

Menurut Wisnu, Komite Normalisasi pimpinan Agum Gumelar telah memaksakan kehendak dengan menganulir keputusan Komite Banding Pemilihan. Sebelumnya, Komite Banding Pemilihan telah meloloskan George Toisutta dan Arifin Panigoro yang telah ditolak FIFA untuk dicalonkan sebagai ketua dan wakil ketua umum, serta anggota komite eksekutif [Exco] PSSI periode 2011-15.

"Mengacu kepada pasal 7 ayat 2 Statuta FIFA, Komite Normalisasi yang bertindak sebagai acting Exco tidak punya wewenang untuk menganulir keputusan Komite Banding. Keputusan Komite Banding bersifat final dan mengikat," tegas Wisnu, Jumat (13/5).

"Keputusan Komite Banding tidak bisa diintervensi pihak manapun seperti yang tertulis di pasal 12 ayat 4 standard electoral code FIFA. Komite Normalisasi yang tidak melaksanakan keputusan Komite Banding merupakan pelanggaran serius, dan akan di-suspend FIFA."

"Agum sendiri yang bisa membuat Indonesia dikenai sanksi oleh FIFA. Agum sebagai ketua Komite Normalisasi telah memaksakan kehendaknya sendiri."

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Jakmania Dukung Hasil Kerja Komite Normalisasi

Posted: 13 May 2011 06:55 AM PDT

REPUBLIKA.CO.ID,JAKARTA - Ketua Umum The Jakmania, Larico Ranggamone, mendukung hasil kerja Komite Normalisasi yang sudah mengumumkan daftar calon tetap untuk ketua umum, wakil ketua umum dan anggota komite eksekutif (Exco) yang maju pada Kongres 20 Mei mendatang.

"Kami mendukung hasil kerja Komite Normalisasi yang sudah mengumumkan daftar calon tetap Exco periode 2011-2015 yang maju pada Kongres 20 Mei," kata Larico.

Menurut pendukung klub Persija Jakarta ini, calon-calon itu sudah memenuhi ketentuan. "Kami puas dengan sudah ditetapkannya calon-calon itu," katanya.

Disinggung soal sejumlah calon yang digugurkan oleh Komite Normalisasi, Larico menegaskan bahwa pihak-pihak atau kelompok yang calonnya tak lolos atau digugurkan itu jangan memaksakan kehendak. "Kami berharap pihak-pihak atau kelompok yang calonnya tak lolos untuk tidak memaksakan kehendak," katanya.

Dengan ditetapkannya daftar calon tetap yang mengacu pada ketentuan FIFA, maka Jakmania berharap sepak bola Indonesia tidak terkena sanksi. "Kami berharap FIFA tidak memberikan sanksi untuk Indonesia karena kisruh sepak bola,'' katanya. ''Jika sanksi itu terjadi dan Indonesia tak bisa tampil di SEA Games, kami sebagai suporter akan mengajak seluruh suporter Indonesia untuk melakukan aksi menuntut pihak-pihak yang menyebabkan hal itu.''

Komite Normalisasi telah mengumumkan 19 nama calon tetap untuk ketua umum, 16 untuk calon tetap wakil ketua umum dan 51 calon tetap untuk anggota komite eksekutif. Dalam daftar tersebut, tak ada nama George Toisutta dan Arifin Panigoro.

Dua nama tersebut dinyatakan lolos banding oleh Komite Banding. Tapi Ketua Komite Normalisasi, Agum Gumelar, menyatakan bahwa Toisutta dan Panigoro tak diverifikasi sehingga tidak bisa mengajukan banding.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Berita Harian: Sukan

Posted: 14 May 2011 01:38 AM PDT

Berita Harian: Sukan


Pesta Kelantan

Posted: 13 May 2011 01:04 PM PDT

Sukan

Dapat bekalan selesa di Shah Alam

KELANTAN sudah sebelah kaki untuk mengulangi kemaraan layak ke final Piala FA buat musim kedua berturut-turut selepas membuat kejutan membelasah Selangor 5-1 dalam saingan separuh akhir pertama di Stadium Shah Alam, malam tadi.

Kemenangan itu juga mengekalkan rekod bersih The Red Warriors ke atas Selangor dalam tiga pertemuan mereka, musim ini selepas dua kali menewaskan anak buah K Devan dalam pertembungan Liga Super termasuk perlawanan sumbangsih merebut Piala Sultan Ahmad Shah. Kesungguhan Kelantan memburu kemenangan ke atas lawan yang mengecewakan mereka 4-1 pada final 2009 menerusi penentuan penalti itu terserlah sejak awal lagi dan nyaris membuka jaringan seawal minit ketiga, namun rembatan Mohd Nurul Azwan Roya dari jarak kira-kira 30 meter sekadar menggegar tiang gol.

Usaha pelawat membutirkan hasil pada minit ke-11 menerusi rembatan kencang Mohd Ramzulzahini Adenan yang memanfaatkan bola muntah daripada tampanan penjaga gol, Mohd Saiful Amar Sudar selepas dua percubaan awal Mohd Nurul Azwan dan penyerang kebangsaan, Norshahrul Idlan Talaha.

Gol itu nyata menyemarakkan anak buah Karathu dan minit ke-40, Mohd Ramzulzahini menambah satu lagi gol sebelum kapten pasukan Mohd Badhri Mohd Radzi menjadikan kedudukan 3-0, dua minit sebelum rehat selepas menolak masuk hantaran Mohd Nurul Azwan.

Bersambung babak kedua, Kelantan terus bernafsu untuk menambah gol dan memaksa pasukan Merah-Kuning lebih banyak bergantung kepada serangan balas untuk mencari gol.
Devan kemudian membuat dua pertukaran serentak dengan memasukkan Rudie Ramli menggantikan Mohd Fadzli Saari dan Mohd Fitri Shazwan menggantikan Hardi Jaafar untuk menguatkan jentera tengah dan serangannya.

Percaturan itu bagaimanapun tidak membawa banyak perubahan, sebaliknya Kelantan yang berjaya menambah dua lagi gol menerusi Mohd Nurul Azwan m-67, Norshahrul Idlan m-71, sebelum Mohd Amri Yahyah meraih gol sagu hati buat Selangor pada minit terakhir permainan untuk menjadikan kedudukan muktamad 5-1.


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Impian Ferguson kian nyata

Posted: 13 May 2011 12:57 PM PDT

Sukan

pix_gal0
Bakal padam rekod hebat Liverpool jika United seri dengan Blackburn hari ini

LONDON: Selepas 25 tahun mengambil alih Manchester United dengan impian mengetepikan penguasaan Liverpool, impian besar Alex Ferguson (kanan) itu tampak bakal menjadi kenyataan hari ini.

Selepas persembahan memberangsangkan di Old Trafford hujung minggu lalu ketika memusnahkan harapan Chelsea mempertahankan kejuaraan, United kini hanya memerlukan keputusan seri di Blackburn untuk menjulang kejuaraan ke-19 Liga Perdana Inggeris sekali gus mengatasi rekod Liverpool sebagai kelab Inggeris paling berjaya. Dalam drama yang bakal berakhir dengan kegembiraan buat peminat United, Red Devils mampu mengesahkan kejuaraan musim ini pada hari sama jirannya, Manchester City berjuang menamatkan kemarau kejuaraan 35 tahun pada final Piala FA di Wembley.

Pertabalan sebagai juara mungkin hadir di Ewood Park selepas musim yang menyaksikan skuad kendalian Ferguson kali ini dikritik hebat pada awal musim dan dibandingkan dengan pasukan-pasukan sebelum-nya yang bergelar juara.

Namun Ryan Giggs, satu-satunya pemain vete-ran yang mengecap semua 11 kejuaraan bersama United di bawah kendalian Ferguson sehingga hari ini, tidak terganggu dengan kritikan dilemparkan kepada pasukannya.

"Secara jujur, ia sedikit pun tidak mengganggu kami," kata Giggs. "Kami semua menerimanya, pada awal musim kami tidak bermain dengan baik tetapi masih mampu mendapatkan keputusan yang seimbang.
"Pada pusingan kedua musim ini, selepas Krismas, kami mula bangkit. Persembahan kami menakjubkan dan hasilnya, keputusan lebih baik. Kami juga beraksi cemerlang di kejohanan Eropah, jadi tiada apa perlu dirisaukan dengan kritikan sedemikian."

Mengikut statistik, skuad Ferguson kali ini mampu mencatat keputusan lebih baik berbanding skuad juara berganda pada 1999, sekiranya mengumpul empat mata pada dua perlawanan terakhir. - AFP


Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Harian Metro: Arena

Posted: 14 May 2011 01:23 AM PDT

Harian Metro: Arena


Gan-Tan enggan diam diri

Posted: 13 May 2011 12:44 PM PDT

"SAYA tahu kami tidak berpeluang lagi untuk beraksi di Kejohanan Dunia, namun tetap akan memperjuangkan hak. Kami akan mengambil apa juga tindakan ke atas BAM," kata pemain beregu Gan Teik Chai.

Luahan hati yang membawa kepada ugutan mahu mengambil tindakan susulan itu muncul selepas Persatuan Badminton Malaysia (BAM) tidak menamakan gandingan profesional, Teik Chai dan gandingannya, Tan Bin Shen ke Kejohanan Dunia di London, 8 hingga 14 Ogos ini.


Sebaliknya BAM memilih Zakry Latif-Hoon Thien How yang menduduki ranking terakhir kelayakan iaitu ke-32 untuk mengiringi beregu utama Koo Kien Keat-Tan Boon Heong. Ini bukan hanya menafikan hak Teik Chai-Bin Shen, malah dua lagi beregu BAM yang berada di kedudukan lebih tinggi iaitu Fairuzizuan Tazari-Ong Soon Hock dan Chan Peng Soon-Lim Kim Wah.

"Saya tidak faham mengapa BAM melakukan perkara sebegini, kami berusaha gigih untuk mendapatkan tempat ke Kejohanan Dunia tapi mereka begitu mudah merampas hak kami. Siapa mereka untuk berbuat demikian.


"Kalau kami bernaung di bawah BAM, saya tidak kisah apa yang mereka mahu lakukan tapi kami mencari penaja sendiri untuk menanggung perbelanjaan menyertai kejohanan, kami langsung tidak menggunakan wang mereka. Ternyata hak kami dirampas, bagaimana kami mahu cari makan.


"Bagi saya, jika perkara sebegini berterusan, badminton negara tidak akan maju," kata Teik Chai melepaskan geram.

Menurutnya, dia dan Bin Shen menerima panggilan dari pejabat BAM pagi semalam supaya mengambil surat mengenai perkara itu.


"Mereka panggil saya ambil surat. Apabila saya baca, mereka kata tidak menyenaraikan saya atas dasar kepentingan negara. Tapi mengapa Wong Choong Hann (perseorangan) yang sudah bersara masih dipanggil kalau demi kepentingan negara.

"BAM sendiri akui mereka ketandusan bakat dalam perseorangan, mengapa mereka tidak berikan peluang kepada pemain muda, kalau benar untuk kepentingan masa depan badminton negara.


"Apakah alasan mereka menghantar Choong Hann ke London? Adakah dia ada peluang bergelar juara?" Teik Chai-Bin Shen kini bernaung di bawah kelab KLRC layak ke Kejohanan Dunia secara merit apabla menduduki ranking ke-16 dunia pada tarikh akhir kelayakan 28 April lalu.


"Kami layak secara merit dan ranking kami konsisten. Jika mereka ikhlas mengapa tidak memanggil kami terlebih dulu untuk berbincang meminta slot milik kami untuk diberikan kepada pemain lain. Mana ketelusan BAM? Mengapa anggap usaha kami macam sampah, kami juga seperti pemain lain yang menitiskan peluh di atas gelanggang untuk mendapatkan kemasyhuran bermain di Kejohanan Dunia.


"Jika benar sekalipun, mengapa mereka tidak berikan kepada Fairuzizuan-Soon Hock yang berada di ranking lebih baik berbanding Zakry-Thien How." Pada tarikh akhir kelayakan Kejohanan Dunia, Fairuzizuan-Soon Hock berada di kedudukan ke-25 dunia manakala Peng Soon-Kim Wah ke-26.


Berdasarkan kedudukan ranking terkini, Teik Chai-Bin Shen masih kedua terbaik di belakang Kien Keat-Boon Heong iaitu ranking ke-17 dunia, diikuti Fairuzizuan-Soon Hock (20) dan Zakry-Thien How (27).


"Apabila menyedari perkara ini pagi tadi (semalam), saya amat kecewa dan marah. Saya tahu sejauh mana sekalipun berjuang mempertahankan hak, saya tidak dapat ke Kejohanan Dunia lagi untuk tahun ini.


"Tapi saya akan tetap mengambil tindakan meskipun menerusi perundangan. Saya akan berbincang dengan penaja saya terlebih dulu, jika mereka bersetuju dan memberi kebenaran, saya akan melakukannya," kata Teik Chai yang menganggap BAM memberi alasan tidak munasabah menggunakan nama kepentingan negara."

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

London belum pasti senarai BMX

Posted: 13 May 2011 12:41 PM PDT

HASRAT pelumba negara, Rizal Tisin untuk beraksi dalam acara BMX di Sukan Olimpik mungkin terjejas apabila acara itu tidak disenaraikan biarpun dia berada dalam program 'Road To London".

Ini bermakna, peluang Rizal dan pelumba negara lain dalam acara itu untuk mengumpul mata sebelum 8 April tahun depan akan terjejas jika tidak mendapat sokongan penuh daripada Majlis Sukan Negara (MSN) dan Persekutuan Kebangsaan Berbasikal Malaysia (PKBM).


Timbalan Presiden PKBM, Datuk Naim Mohamad berkata, skuad BMX negara mempunyai tiga siri penganjuran Piala Dunia yang menawarkan banyak mata selain Kejohanan BMX Asia di Su Qian City, China minggu depan.

Namun, penghantaran atlet untuk menyertai kejohanan itu mungkin berdepan masalah perbelanjaan kerana BMX tidak berada dalam senarai program 'Road to London' berikutan pengurangan bajet oleh MSN.


"Ada tiga siri Piala Dunia BMX, dua di Amerika Syarikat dan satu di London. Ia adalah peluang baik untuk pelumba mengumpul mata kelayakan. "Tapi mungkin sedikit sukar jika tidak mendapat bantuan kewangan MSN kerana PKBM perlu menanggung semua perbelanjaan," katanya.


"Kita lihat dulu pencapaian pelumba negara di Kejohanan Asia dan selepas itu mungkin akan fikir langkah selanjutnya," katanya.

Siri Piala Dunia BMX UCI Supercross akan berlangsung di London pada 19-28 Ogos manakala dua siri berikutnya di Sarasota, AS (19-20 September) dan Chula Vista, AS pada 30 September.


Rizal akan beraksi buat kali pertama dalam acara BMX di peringkat antarabangsa pada Kejohanan BMX Asia di Su Qian City, China pada 18 dan 19 Mei ini bersama dua lagi pelumba, Muhammad Aim Mohd Fauzi dan Muhammad Elmi Jumari.

Berdasarkan ranking Asia, BMX kini dimonopoli pelumba Jepun. apabila lapan pelumba mereka menguasai kelompok 10 pelumba terbaik dengan tiga tempat teratas dikuasai mereka.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

Utusan Online - Sukan

Posted: 13 May 2011 11:34 PM PDT

Utusan Online - Sukan


Piala FA: Selangor dibelasah teruk

Posted:

Piala FA: Selangor dibelasah teruk

Piala FA: Selangor dibelasah teruk


Pemain Selangor, Mohd. Amirulhadi Zainal (tiga dari kiri) berjaya melepasi halangan dua pemain Kelantan, Zairul Fitree Ishak (dua dari kiri) dan Mohd. Nurul Azwan Roya pada pertemuan separuh akhir pertama Piala FA di Stadium Shah Alam, malam tadi. Kelantan menang 5-1. – UTUSAN/Mohd. Shaharani Saibi


KUALA LUMPUR - Sebelah tangan Kelantan sudah menguak pintu perlawanan akhir selepas membelasah Selangor 5-1 pada separuh akhir bola sepak Piala FA sementara Terengganu bangkit dengan mengagumkan untuk turut merebut satu lagi tiket setelah mengatasi Pahang 3-2, malam tadi.

Anak buah K. Devan yang juga juara 2009, bagaikan 'dipukau' dengan dua gol Ramzul Zahini Adnan pada minit ke-10 dan 40 selain masing-masing satu daripada ketua pasukan, Badri Radzi (43), Nurul Azwan Roya (67) dan Norshahrul Idlan Talaha (71) di Stadium Shah Alam.

Tuan rumah beroleh gol sagu hati menerusi ketua pasukan, Amri Yahyah dalam masa kecederaan untuk mencari sedikit modal bagi terus bersaing pada separuh akhir kedua, Isnin ini sekalipun menempah laluan yang amat berliku apatah lagi dengan peraturan jaringan tempat lawan.

Sebaliknya, pelawat bimbingan Datuk M. Karathu bakal kembali ke Stadium Sultan Muhammed IV, Kota Bharu dengan cukup selesa malah sudah boleh memikirkan untuk hanya menurunkan barisan simpanan mahupun lebih banyak bertahan.

Di Stadium Darul Makmur, Kuantan pula, Tok Gajah pula mensia-siakan pendahuluan dua gol menerusi sepakan bebas kaki kiri Munir Amran dan R. Surendren masing-masing pada minit ke-47 dan 54 gara-gara kelalaian barisan belakangnya pada setengah jam terakhir.

Terengganu yang diterajui Irfan Bakti Abu Salim sebaliknya kembali garang malah memanfaatkan keadaan tertekan lawan apabila merapatkan kedudukan menerusi jaringan sendiri pemain Pahang, Saifulnizam Miswan pada minit ke-63 yang tertampan sepakan Ashari Samsudin.

Wan Aliff Jasmi menambah derita tuan rumah dengan tandukan jarak dekatnya pada minit ke-81 sebelum Ismail Faruqi memastikan Sang Penyu beroleh kemenangan dan kelebihan satu gol di Kuala Terengganu, Isnin ini menerusi tandukannya dalam minit terakhir perlawanan.

Sementara itu, PKNS menempah tempat kenaikan ke Liga Super musim depan (sekiranya tiada pindaan peraturan oleh Jawatankuasa Pertandingan Tempatan) setelah menumpaskan Sarawak 2-0 pada perlawanan Liga Perdana di Stadium Petaling Jaya.

Kelab Selangor bimbingan Abdul Rahman Ibrahim itu kini mengumpul 45 mata daripada 17 perlawanan sekali gus sukar dikejar untuk sekurang-kurangnya berada dalam kelompok dua teratas Liga Perdana dan dipisahkan dengan sembilan mata berbanding Sarawak.

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

‘Kami akan perjuangkan hak’

Posted:

'Kami akan perjuangkan hak'

'Kami akan perjuangkan hak'

Oleh Norzie Mohd. Khasbi
norzie.khasbi@utusan.com.my

KUALA LUMPUR – Kecewa dinafikan tiket ke Kejohanan Dunia meskipun telah melayakkan diri, beregu bebas, Gan Teik Chai-Tan Bin Shen sedang mempertimbangkan untuk mengambil tindakan ke atas Persatuan Badminton Malaysia (BAM) demi memperjuangkan hak mereka.

Teik Chai-Bin Shen tidak disenaraikan untuk kejohanan di London, 8-14 Ogos itu, sebaliknya slot beregu kedua diberikan kepada pasangan kebangsaan, Mohd. Zakry Latif-Hoon Thien How, yang tidak layak tetapi dipilih berdasarkan prestasi semasa yang lebih meyakinkan.

Keputusan BAM itu nyata tidak menggembirakan Teik Chai-Bin Shen, bekas beregu kebangsaan yang kini beraksi di bawah tajaan Apacs dan KLRC.

Setiap negara boleh menghantar tiga pasangan jika kesemuanya menghuni kedudukan 24 terbaik ranking kelayakan.

Namun, Malaysia hanya mempunyai dua pasangan yang berjaya berada di dalam kedudukan itu - Koo Kien Keat-Tan Boon Heong (4) dan Teik Chai-Bin Shen (16). Mohd. Fairuzizuan Tazari-Ong Soon Hock berada di tangga ke-27 manakala Zakry-Thien How ke-32.

Ini adalah kali pertama BAM bertindak mengetepikan beregu yang layak secara merit dan mengambil pasangannya sendiri untuk bertanding.

"Saya tidak boleh menerima alasan ia dibuat demi kepentingan negara. Kalau BAM benar-benar bercakap tentang kepentingan negara, mengapa mereka boleh membenarkan Wong Choong Hann (perseorangan bebas) bertanding sedangkan umurnya sudah mencecah 34 tahun, bukankah mereka patut menghantar pemain yang lebih muda ?

"Kami tidak pernah menentang BAM selama ini kerana mereka juga banyak berjasa kepada kami tetapi saya rasa apa yang mereka lakukan sekarang amat keterlaluan. Kami bukan layak secara tidak sengaja, kami bekerja keras untuk mendapat tempat, kami menyertai banyak kejohanan menggunakan duit sendiri tanpa meminta kepada mereka, kami layak kerana usaha kami.

"Saya boleh faham kalau BAM mahu memberikan tempat kepada beregu mereka sendiri tetapi dengan syarat pasangan itu lebih bagus dan menjanjikan potensi besar,'' ujar Teik Chai.

Tegas Teik Chai lagi, tindakan BAM juga seperti menutup periuk nasi mereka kerana situasi ini tidak menggembirakan penaja memandangkan melayakkan diri ke Kejohanan Dunia antara sasaran yang ditetapkan ketika menandatangani kontrak.

Justeru katanya, dia akan mendapatkan pandangan pihak yang berkaitan untuk mengetahui apakah tindakan yang boleh diambil ke atas badan badminton kebangsaan itu, sama ada untuk mendapatkan semula tiket Kejohanan Dunia atau memastikan perkara yang sama tidak berulang pada Sukan Olimpik 2012.

"Kelayakan Sukan Olimpik kini sedang berlangsung dan ia meninggalkan kami dengan persoalan besar, apakah kami akan dinafikan hak bertanding sekali lagi kalau layak kerana BAM memegang kuasa untuk menentukan siapa yang akan beraksi?,'' ujar Teik Chai.

Ketika ditanya apakah mereka tidak bimbang andai tindakan menentang BAM bakal menyebabkan mereka tidak lagi diberi keistimewaan untuk menyertai sesi latihan bersama pemain kebangsaan, Teik Chai berkata: "Saya lebih bimbang penaja akan menjauhi kami selepas ini. Kalau kami tiada duit untuk bertanding, dapat berlatih bersama skuad kebangsaan sekali pun sudah tiada guna.

"Kami hanya memperjuangkan hak kami dan bukan meminta hak orang lain. Badminton adalah periuk nasi kami, lagipun kami bertanding atas nama Malaysia dan bukan negara lain, jadi tolong jangan buat kami begini."

Full Feed Generated by Get Full RSS, sponsored by USA Best Price.

My Blog List